Senin, 21 Juli 2014

mengenali steam cell lebih dekat dan mengetahui manfaatnya

Tidak ada komentar
Berkembangnya ilmu pengetahuan dan tehnologi, mau tidak mau terus berdampak pada berkembang terhadap ilmu-ilmu yang lainnya, salah satunya di bidang biologi molekuler dan kedokteran. saat ini di bidang biologi molekuler / imonologi adalah pengembangan sel induk, yang biasa disebut stem sel. berikut ini saya coba ulas ringkasan sedikit tentang stem sel. 

Pengertian Stem sel 
 (stem cell) secara umum adalah sel yang belum berdiferensiasi dan mempunyai potensi yang sangat tinggi untuk berkembang menjadi banyak jenis sel yang berbeda di dalam tubuh.

Stem sel juga disebut sel punca, sel induk, sel batang. stem sel juga berfungsi sebagai sistem perbaikan untuk mengganti sel-sel tubuh yang telah rusak demi kelangsungan hidup organisme. Saat stem sel membelah, sel yang baru mempunyai potensi untuk tetap menjadi sel punca atau menjadi sel dari jenis lain dengan fungsi yang lebih khusus, misalnya sel otot, sel darah merah atau sel otak.


Sifat-sifat umum STEM CELL dibagi sebagai berikut: 
Stem cell adalah sel yang tidak / belum terspesialisasi yang mempunyai 2 sifat: 
1. Kemampuan untuk berdiferensiasi menjadi sel lain (differentiate). Dalam hal ini stem cell mampu berkembang menjadi berbagai jenis sel matang, misalnya sel saraf, sel otot jantung, sel otot rangka, sel pankreas, dan lain-lain. 

JENIS-JENIS STEM CELL 
BERDASARKAN SUMBER ASAL SEL 
Stem cell ditemukan dalam berbagai jaringan tubuh. sehingga stem cell dibagi menjadi beberapa berdasarkan asal selnya: 

 •  Jaringan lain pada dewasa seperti pada:  - susunan saraf pusat  - adiposit (jaringan lemak)  - otot rangka  - pankreas  Adult stem cell mempunyai sifat plastis, artinya selain berdiferensiasi menjadi sel yang sesuai dengan jaringan asalnya, adult stem cell juga dapat berdiferensiasi menjadi sel jaringan lain. Misalnya: neural stem cell dapat berubah menjadi sel darah, atau stromal stem cell dari sumsum tulang dapat berubah menjadi sel otot jantung, dan sebagainya. 

PERAN STEM SEL DALAM RISET PENELITIAN 
1. Terapi gen.  
Stem cell (dalam hal ini hematopoietic stem cell) digunakan sebagai alat pembawa transgen ke dalam tubuh pasien, dan selanjutnya dapat dilacak jejaknya apakah stem cell ini berhasil mengekspresikan gen tertentu dalam tubuh pasien. Dan karena stem cell mempunyai sifat self-renewing, maka pemberian pada terapi gen tidak perlu dilakukan berulang-ulang, selain itu hematopoietic stem cell juga dapat berdiferensiasi menjadi bermacam-macam sel, sehingga transgen tersebut dapat menetap di berbagai macam sel.

2. Mengetahui proses biologis, yaitu perkembangan organisme dan perkembangan kanker. Melalui stem cell dapat dipelajari nasib sel, baik sel normal maupun sel kanker.

3. Penemuan dan pengembangan obat baru, yaitu untuk mengetahui efek obat terhadap berbagai jaringan.

4. Terapi sel berupa replacement therapy. Oleh karena stem cell dapat hidup di luar organ tubuh manusia misalnya di cawan petri, maka dapat dilakukan manipulasi terhadap stem cell itu tanpa mengganggu organ tubuh manusia. Stem cell yang telah dimanipulasi tersebut dapat ditransplantasi kembali masuk ke dalam organ tubuh untuk menangani penyakit-penyakit tertentu. 

Ada 3 golongan penyakit yang dapat diatasi oleh stem cell:


1. Stem cell tersebut dapat diperoleh dari pasien itu sendiri. Artinya transplantasi dapat bersifat autolog sehingga menghindari potensi rejeksi. Berbeda dengan transplantasi 
Therapeutic cloning atau yang lebih panjangnya disebut SCNT (Somatic Cell Nuclear Transfer) adalah suatu teknik yang bertujuan untuk menghindari risiko penolakan/rejeksi. 
Keuntungan dan Kerugian Memakai Jenis Stem sel  Tertentu dalam Cell-based Therapy 
Keuntungan embryonic stem cell: 

Stem Cell untuk Penyakit Parkinson 

Terapi stem Cell untuk Penderita penyakit Stroke